Agamamu bukan agamaku tapi kamu tetap saudaraku

Maraknya sikap anti agama lain di indonesia sudah bukan rahasia lagi. Di antara jajaran ulama, pendeta, dan pemuka agama tertentu ternyata banyak penyundup...yakni org yg mengatasnamakan agama untuk kepentingan lain. Krn org jaman sekarang ternyata semakin mudah terprovokasi. Semakin mudah terbolak balik hatinya hanya untuk mengerti dan memafahami arti perbedaan faham. Disinilah sebagai manusia hendaklah punya pegangan dan punya prinsip. Apakah kalian lupa jika tuhan lah yang menciptakan perbedaan. Di antara pandangan salahmu terhadap paham lain atau bahkan agama lain lihatlah betapa org yang kamu anggap salah juga sedang memperjuangkan hal yg dianggap benar. Karena salah dan benar itu hanya sebuah kata yg bisa berubah jika dilihat dari posisi berbeda. Jika kalian berfikir terbuka, maka kalian justru akan bahagia atas perbedaan yang ada. Hingga pelangipun berbeda 7 rupa namun indah di pandang.
So benar adanya pepatah "perbedaan adalah rahmat".

Jika kita berbicara maka lihatlah forumnya. Jangan mudah mengkafirkan orang lain. Jangan mudah membid'ahkan paham lain. Kita bisa membayangkan betapa orang tersebut juga bertujuan sama dengan kita. Semua sedang berjuang mengagungkan tuhan masing masing. Semua sedang berdoa pada tuhan masing dengan tujuan surga. Surgamu surgaku surga mereka mungkin berbeda. Tapi percayalah beragama yg paling indah adalah ketika kita meyakini dan mengimani kepercayaan diri sendiri tanpa menganggap salah kepercayaan org lain. Krn org lain pun juga sedang berjuang menguatkan imannya sendiri.
Saya tidak sedang mencela pendakwah. Tapi berdakwalah dengan cara membenarkan agama kita tanpa menjelekkan agama lain. Berdakwalah dengan mengagungkan paham kita tanpa menjatuhkan paham lain.
Karena agama bukan karya seni ataupun karya sastra...yg terbuka menerima kritik dan saran.
Krn setiap agama dan paham punya dasar.

Erviarosyid 12 feb 2018

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Fenomena film dilan